Portal Berita PENGAMAT RAKYAT02/11/2026
PENGAMAT RAKYAT
Menakar kebijakan dengan cermat, membela hak rakyat dengan terhormat.
โŒ•
CARI BERITATemukan berita berdasarkan judul, topik, atau kata kunci
ENTERTAINMENT ยท 18 Sep 2026 14:19 WIB ยท 83 dibaca ยท jangkauan 48

Video Mark Lee dan Jay di Acara Ralph Lauren Viral, Netizen Ribut soal Sambutan Penggemar

Video Mark Lee dan Jay di Acara Ralph Lauren Viral, Netizen Ribut soal Sambutan Penggemar
Mark Lee
Oleh Zulkarnaini ยท Diperbarui 01 Nov 2026 23:10 WIB

JAKARTA - Video yang membandingkan sambutan penggemar terhadap Mark Lee dan Jay Enhypen di acara Ralph Lauren, Seoul, Korea Selatan, viral di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan potongan kedatangan keduanya dengan suasana yang terlihat berbeda. Reaksi kerumunan terhadap Jay terdengar lebih ramai, sementara bagian Mark terlihat lebih tenang.

Potongan itu kemudian memicu perdebatan. Sejumlah warganet menganggap rekaman tersebut sebagai tanda popularitas Mark mulai menurun.

Mark dan Jay hadir dalam acara Ralph Lauren pada Selasa (15/9/2026). Keduanya menjadi bagian dari deretan figur publik yang menghadiri acara tersebut.

Video yang ramai dibicarakan pertama kali beredar di TikTok. Rekaman itu kemudian menyebar ke X dan berbagai platform lainnya.

Pengunggah menyandingkan momen Jay datang dengan video kedatangan Mark. Suara sorakan pada kedua rekaman terdengar berbeda.

Perbedaan itu kemudian menjadi bahan perbandingan. Sebagian pengguna media sosial langsung mengaitkannya dengan tingkat popularitas masing-masing artis.

Masalahnya, video pendek hanya merekam satu sudut dan satu momen. Posisi kamera, lokasi penggemar, waktu kedatangan, sampai proses penyuntingan bisa memengaruhi suasana yang terdengar dalam video.

Perdebatan semakin ramai setelah muncul rekaman lain dari lokasi acara.

Media Korea News1 melaporkan Mark datang ke acara tersebut di tengah sorakan penggemar. Foto dari lokasi juga menunjukkan Mark mendapat sambutan saat memasuki venue.

Rekaman lain yang dibagikan penggemar juga memperlihatkan kerumunan yang menunggu kedatangan Mark.

Sejumlah unggahan penggemar bahkan menyebut mereka sudah berada di lokasi sejak pagi untuk menunggu sang artis.

Rekaman-rekaman tersebut kemudian dipakai penggemar Mark untuk mempertanyakan konteks video yang lebih dulu viral.

Perdebatan kemudian bergeser ke dugaan penyuntingan. Sebagian penggemar menilai video pembanding hanya mengambil bagian tertentu sehingga respons kerumunan terlihat tidak seimbang. Ada pula yang menuding audio dalam salah satu potongan sengaja dibuat berbeda.

Klaim tersebut belum memiliki bukti independen yang cukup. Karena itu, tudingan mengenai manipulasi audio atau penyuntingan yang disengaja masih menjadi perdebatan di media sosial.

Kondisi tersebut membuat video viral sulit dijadikan dasar untuk menyimpulkan perubahan popularitas seorang artis.

Kehadiran Mark di acara Ralph Lauren tetap mendapat perhatian media dan penggemar. Media Korea memuat foto Mark dari acara tersebut. Jay juga menjadi salah satu figur yang mendapat sorotan dalam agenda yang sama.

Perbedaan suasana dalam beberapa video tidak otomatis menunjukkan perbedaan tingkat popularitas. Kerumunan pada acara publik bisa berubah hanya karena posisi artis, waktu kedatangan, atau lokasi penggemar.

Perdebatan tentang Mark akhirnya berkembang bukan sekadar soal siapa yang mendapat sorakan lebih keras.

Persoalan utamanya justru berada pada cara sebuah potongan video membentuk persepsi. Ketika konteks lengkap tidak ditampilkan, satu momen bisa terlihat seperti gambaran keseluruhan.

Kasus Mark dan Jay di acara Ralph Lauren menjadi contoh bagaimana video singkat dapat dengan cepat memicu perdebatan besar di media sosial, meski suasana di lokasi sebenarnya jauh lebih beragam.[]

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar yang ditampilkan.